Jawa Barat, Indonesia
Kota pantai di ujung tenggara Jawa Barat, di pangkal semenanjung kecil yang sebagian besar berupa Cagar Alam Pananjung. Pantainya terbagi dua, barat dan timur. Dari sini orang berangkat ke Green Canyon dan Batu Karas di Cijulang, sekitar satu jam ke barat.
Bahasa Sunda dipakai sehari-hari
Bahasa
Warga Pangandaran berbahasa Sunda. Ucapkan "punten" saat lewat atau minta izin, dan "hatur nuhun" untuk terima kasih. Bahasa Indonesia dimengerti di semua tempat wisata. Nama tempat sering memakai kata Sunda: cukang taneuh berarti jembatan tanah, dan ci dari cai berarti air.
Laut selatan: kenali jalur evakuasi dan tanda bahaya
Cuaca
Pangandaran menghadap Samudra Hindia dan pernah dilanda tsunami pada 17 Juli 2006. Tsunami itu datang tanpa peringatan dan menewaskan sekitar 600 orang. Saat tiba di penginapan, cari papan jalur evakuasi terdekat. Kalau terasa gempa kuat atau air laut tiba-tiba surut jauh, segera naik ke tempat tinggi tanpa menunggu sirene. Untuk berenang, pilih pantai barat di dekat menara pengawas, bukan pantai karang seperti Batu Hiu atau Karapyak.
Pantai timur tempat kerja nelayan, dan jangan memberi makan satwa
Etiket
Pantai timur adalah tempat nelayan mendaratkan perahu dan membongkar ikan. Jangan naik ke perahu atau memotret dari dekat tanpa izin. Di cagar alam, rusa dan monyet sering mendekati orang. Jangan memberi makan: Wikipedia mencatat populasi rusa turun dan perilakunya berubah karena terlalu sering berinteraksi dengan manusia.
Pilih ikan sendiri, tetapi tanya harganya dulu
Kuliner
Hasil laut adalah makanan utama di sini. Di pasar ikan dan rumah makan dekat pantai, ikan dan udang biasanya dipilih sendiri lalu dimasakkan, dibakar atau digoreng, dan dihitung per kilo. Tanyakan harga per kilo dan ongkos masaknya sebelum ditimbang supaya tidak kaget saat membayar. Hampir semua makanan di sini halal.
Kereta sampai Banjar, lalu jalan darat sekitar 64 km
Transportasi
Kereta api Pangandaran berangkat dari Gambir lewat Bandung, tetapi berhenti di Banjar, bukan di Pangandaran. Dari Banjar ke Pangandaran masih sekitar 64 km jalan darat. Bandara Nusawiru di Cijulang lebih dekat ke Green Canyon dan Batu Karas daripada ke kota Pangandaran. Untuk berkeliling ke Cijulang dan pantai-pantai barat, sewa motor atau mobil dengan sopir.
No tours here yet. Check back soon.
Pagi, supaya bagian pegunungan terlihat terang
Local insight
$
Semenanjung berhutan di ujung Pangandaran dengan gua, rusa, monyet, dan pantai pasir putih.
$$
Ngarai Sungai Cijulang dengan air hijau, gua, dan tetesan air dari tebing, sekitar 26 km dari Pangandaran.
$
Pantai utama Pangandaran di sisi barat semenanjung, landai dan menghadap matahari terbenam.
$
Bukit kecil berpandan di tepi laut dengan karang mirip sirip hiu, sekitar 14 km dari Pangandaran.
$
Teluk berbentuk U di muara Sungai Cijulang, tempat belajar selancar paling dikenal di Pangandaran.
$
Pantai berpasir putih dan berkarang di Desa Bagolo, sekitar 20 km di timur Pangandaran.
$
Pantai di Desa Masawah, Cimerak, di ujung barat pesisir Pangandaran, jauh dari keramaian kota.
$
Sisi timur semenanjung, tempat perahu nelayan berlabuh dan matahari terbit.
$
Pantai pasir putih di sisi barat cagar alam, dengan karang dan bangkai kapal yang sengaja ditenggelamkan.
$$
Sungai jernih di hutan Perhutani Desa Bojong, dikelola karang taruna untuk body rafting dan lompat tebing.
27°
light drizzle
81%
13 km/h