Gedung kolonial ikonik "seribu pintu"
Insider tip
Ikut tur berpemandu untuk memahami sejarah gedung dan melihat kaca patri megahnya.
Lawang Sewu, yang berarti "seribu pintu", adalah gedung art deco peninggalan Belanda tahun 1904. Dulunya kantor perusahaan kereta api Hindia Belanda. Namanya datang dari deretan pintu dan jendela lengkungnya yang sangat banyak. Kaca patrinya masih utuh, dan sekarang gedung ini jadi museum.
Lawang Sewu menjadi saksi Pertempuran Lima Hari Semarang melawan Jepang pada Oktober 1945.
Datang sore lalu bertahan sampai malam, saat gedungnya disorot lampu. Ada pemandu yang bisa disewa di lokasi.