Ruang publik di kompleks Balai Pemuda, dibuka 2020, dengan galeri bawah tanah dan gedung klub kolonial 1907.
Insider tip
Turun ke galeri bawah tanah. Pamerannya berganti-ganti dan ruangannya sejuk, tempat yang pas untuk menghindari panas siang Surabaya.
Alun-alun ini dibangun di kompleks Balai Pemuda, gedung yang dulu bernama De Simpangsche Societeit, klub sosial orang Belanda yang dibangun pada 1907. Alun-alun diresmikan pada 17 Agustus 2020. Bagian atasnya berupa taman, jalur pejalan kaki, dan skatepark. Bagian bawah tanahnya berisi ruang pamer dan galeri sejarah yang tersambung langsung ke gedung Balai Pemuda.
Pada masa kolonial gedung ini tertutup untuk orang pribumi. Setelah kemerdekaan, para pemuda Surabaya mengambil alih dan namanya diganti menjadi Balai Pemuda.
Di pusat kota, dekat ujung Jalan Tunjungan dan Gedung Grahadi. Masuknya gratis. Paling ramai sore sampai malam, saat kolam pantulnya menyala.