Museum alat kebesaran kerajaan Brunei di pusat kota, awalnya dibangun sebagai Churchill Memorial.
Insider tip
Sisihkan waktu untuk galeri penobatan Sultan Hassanal Bolkiah. Kereta dan perlengkapan upacaranya membantu memahami seberapa sentral monarki dalam kehidupan Brunei.
Kid-friendly
Museum dalam ruangan ber-AC, dan sepatu dilepas di pintu. Cocok saat siang panas.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Museum di pusat Bandar Seri Begawan yang menyimpan alat kebesaran dan benda bersejarah kerajaan Brunei. Gedungnya dibuka pada 1971 sebagai Churchill Memorial Building, lalu dirombak selama delapan bulan pada 1992 menjadi museum regalia. Arsitekturnya memadukan unsur konstruktivis dan filosofi Melayu Islam Beraja.
Gedung ini awalnya dibangun atas perintah Sultan Omar Ali Saifuddien III, pengagum Winston Churchill, padahal Churchill tidak pernah ke Brunei. Pembukaannya pada 1971 dihadiri putri Churchill, Mary Soames. Patung perunggu Churchill 2,4 meter dulu berdiri di depannya.
Lepas sepatu di pintu masuk. Ruangannya ber-AC, jadi cocok dikunjungi saat siang paling panas. Letaknya bisa dicapai jalan kaki dari Masjid Omar Ali Saifuddien.