Tikungan di tanjakan Jalan Jogja-Wonosari tempat orang nongkrong melihat lampu kota Yogyakarta di malam hari.
Insider tip
Datang sekitar setengah jam sebelum magrib. Kamu dapat senja di atas kota, lalu lampu-lampunya menyala satu per satu. Pilih warung yang mejanya di tepi jurang, bukan di sisi jalan.
Bukit Bintang bukan objek wisata berpagar. Ini ruas Jalan Yogyakarta-Wonosari di Patuk, tepat di tanjakan pertama Pegunungan Baturagung, dengan deretan kafe dan warung lesehan menghadap ke barat. Malam hari lampu kota Yogyakarta kelihatan dari atas, dan saat cerah Merapi serta Merbabu tampak di kejauhan. Tidak ada tiket masuk, cukup bayar parkir.
Nama Bukit Bintang muncul dari warga dan pengendara yang melihat lampu kota dari tikungan ini seperti bintang di bawah. Ruas ini jalan utama Yogyakarta ke Gunungkidul, jadi dulu tempat sopir dan pengendara berhenti istirahat sebelum warung-warungnya tumbuh.
Sekitar 19 km dari pusat Yogyakarta, 30 sampai 45 menit berkendara. Dari Wonosari sekitar 30 menit ke arah barat. Paling ramai sesudah magrib sampai tengah malam. Udaranya dingin, bawa jaket. Jalannya menanjak tajam dan berkelok, pastikan rem kendaraan bagus.