Candi bata Buddha dari masa Hayam Wuruk di Paiton, disebut dalam Nagarakertagama.
Insider tip
Perhatikan relief kala dan panel-panel cerita di kaki candi. Pahatannya langsung pada bata, bukan pada batu, dan detailnya masih terbaca.
Kid-friendly
Candi bata kecil di dekat jalur pantura. Kunjungannya cukup 30-45 menit.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Candi Buddha berbahan bata di Paiton yang berangka tahun 1354 Masehi, masa pemerintahan Hayam Wuruk. Kitab Nagarakertagama menyebutnya Bajrajinaparamitapura dan mencatat bahwa Hayam Wuruk singgah di sini pada 1359 dalam perjalanan ke Lumajang. Situsnya berisi satu bangunan besar dan satu bangunan kecil yang disebut Candi Sudut, dipugar pada 1983 sampai 1987.
Candi bata seperti ini adalah ciri bangunan masa Majapahit. Candi-candi di Jawa Tengah umumnya dari batu andesit. Tubuhnya yang silindris mencerminkan konsep caitya dalam Buddha Mahayana.
Letaknya dekat jalur pantura antara Probolinggo dan Situbondo, jadi bisa disinggahi dalam perjalanan ke Banyuwangi atau Baluran. Kunjungannya cukup 30 sampai 45 menit.