Rated highly for authenticity and low on tourist crowds by our local editors.
Kompleks candi Buddha abad ke-9 dengan dua candi induk kembar, satu kilometer dari Candi Sewu.
Times are the place's local time. Holidays and ceremonies can change them, so check before you travel far.
Insider tip
Jalan ke sisi sawah di timur kompleks. Dari sana dua candi induknya terlihat berdampingan, dan pengunjungnya jauh lebih sedikit dibanding Prambanan.
Candi ini dibangun pada masa Mataram Kuno oleh Rakai Pikatan yang beragama Hindu dan permaisurinya, Pramodhawardhani, yang beragama Buddha. Kompleksnya terbagi dua, Plaosan Lor dan Plaosan Kidul. Ciri utamanya dua candi induk kembar berlantai dua, dikelilingi candi dan stupa kecil. Bekas parit yang dulu mengelilingi kompleks masih terlihat di sisi timur dan barat.
Ini candi pasangan beda agama. Banyak orang membacanya sebagai tanda pernikahan dua wangsa dan dua agama. Relief di candi induknya menampilkan tokoh laki-laki dan perempuan yang diduga gambaran para penyumbang pembangunan.
Sekitar 45 menit dari pusat Yogyakarta, searah dengan Prambanan. Tiketnya terpisah dan jauh lebih murah dari tiket Prambanan. Datang pagi atau menjelang sore, karena halaman candinya terbuka tanpa peneduh.