Pelabuhan tua tempat pinisi kayu masih bongkar muat
Insider tip
Nelayan di dermaga menawarkan naik sampan keliling deretan pinisi. Sepakati harga dulu, biasanya beberapa puluh ribu rupiah untuk sekitar 20 menit.
Pelabuhan di muara Ciliwung ini adalah cikal bakal Jakarta. Pada 22 Juni 1527 pasukan Fatahillah merebutnya dan menamainya Jayakarta, tanggal yang sampai sekarang dipakai sebagai hari jadi kota. Hari ini dermaganya masih dipakai kapal pinisi kayu bertiang dua yang mengangkut barang ke luar Jawa, dan bongkar muatnya masih manual.
Sebelum Belanda datang, ini pelabuhan utama Kerajaan Sunda yang mengekspor lada. Nama Sunda Kelapa dipakai lagi setelah kemerdekaan untuk mengganti nama kolonialnya.
Datang pagi sekitar pukul 07.00 sampai 09.00 saat buruh pelabuhan sedang bekerja dan matahari belum tinggi. Bayar retribusi kecil di gerbang. Berjalan kaki 10 menit ke Museum Bahari dan Menara Syahbandar.