Dusun Tengger di tepi kaldera, titik berangkat ke Bromo dari sisi Probolinggo.
Insider tip
Tepi kaldera di ujung jalan dusun sudah memberi pemandangan Bromo dan Batok yang bagus tanpa jeep. Datang sore hari saat rombongan subuh sudah pulang, ketika kabut mulai turun ke lautan pasir.
Kids: plan ahead
Dusun di ketinggian sekitar 2.200 meter yang dingin, terutama malam dan subuh. Bawa jaket tebal untuk anak. Menginap di sini membuat jadwal subuh lebih ringan.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Dusun kecil di Desa Ngadisari, Sukapura, pada ketinggian sekitar 2.200 meter di tepi timur laut Kaldera Tengger. Inilah permukiman paling dekat dengan Bromo, dan sebagian besar penginapan, warung, dan penyewaan jeep di sisi Probolinggo ada di sini. Namanya berarti cemara yang menjadi pintu, merujuk pada pohon cemara di jalan masuk ke kaldera.
Cemoro Lawang adalah kampung Tengger yang masih memegang adat, bukan sekadar kawasan penginapan. Udaranya dingin. Rata-rata suhunya sekitar 13 derajat, dan pada musim kemarau bisa turun ke satu digit.
Dari Terminal Bayuangga di Kota Probolinggo ada angkutan ke Cemoro Lawang, sekitar dua jam. Menginap semalam di sini membuat perjalanan subuh ke Penanjakan jauh lebih ringan daripada berangkat dari kota.