Pulau kecil berpasir putih dengan kampung Bajau di atas air dan penyu hijau yang makan lamun di dekat dermaga.
Insider tip
Penyu hijau sering terlihat makan lamun di sekitar dermaga saat air pasang. Tidak perlu menyelam jauh. Jangan pegang atau kejar penyunya.
Kids: plan ahead
Sampai ke sini butuh sekitar tiga jam naik mobil lalu speedboat setengah jam. Penginapannya di atas air, jadi awasi anak di dek. Penyu sering terlihat dekat dermaga tanpa perlu menyelam.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Pulau berpenghuni di Kepulauan Derawan dengan kampung nelayan suku Bajau dan penginapan di atas air. Perairannya masuk Segitiga Karang dan dikenal untuk snorkeling dan menyelam dangkal. Pulau ini dicalonkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2005.
Kampungnya dihuni orang Bajau yang turun-temurun hidup dari laut. Rumah dan penginapan berdiri di atas tiang di air, dan dermaga kayu adalah jalan utama mereka.
Dari Tanjung Redeb naik mobil sekitar tiga jam ke dermaga Tanjung Batu, lalu speedboat sekitar setengah jam. Pulau ini jadi basis untuk ke Kakaban, Sangalaki, dan Maratua. Sewa satu speedboat untuk rombongan supaya bisa mengatur urutan pulau sendiri.