Jalur punggung bukit gratis di tepi Ubud, terbaik saat matahari terbit
Insider tip
Pulangnya tidak perlu lewat jalur yang sama. Dari ujung utara, turun lewat Jl. Raya Sanggingan melewati deretan galeri seni sampai kembali ke pusat Ubud.
Jalur beton selebar dua orang yang menyusuri punggung bukit di antara dua sungai, di sisi barat Ubud. Panjangnya sekitar 2 km sekali jalan. Di kiri kanan cuma ada padang ilalang, kelapa, dan lembah, tanpa satu pun bangunan di sebagian besar jalur. Masuknya gratis. Titik awalnya di samping Pura Gunung Lebah, ujungnya di kawasan Karsa Kafe.
Campuhan berarti pertemuan dua sungai. Titik itu dianggap suci, dan di sanalah Pura Gunung Lebah berdiri.
Hampir tidak ada peneduh sepanjang jalur. Berangkat sebelum pukul 07.00 atau setelah 16.30, karena siang hari panasnya tanpa jeda.