Aula perkumpulan pedagang Fujian dari abad ke-17, dengan gerbang merah dan patung dewi laut.
Insider tip
Lihat ke atas begitu masuk ruang utama. Sebagian besar orang memotret altar dan melewatkan dupa spiralnya, padahal itu bagian yang paling khas.
Aula yang dibangun perantau Tiongkok asal Fujian sebagai tempat berkumpul dan beribadah. Bangunan utamanya memuja Thien Hau, dewi pelindung pelaut. Halamannya berlapis-lapis: gerbang merah di depan, kolam, lalu ruang utama penuh ukiran naga dan dupa spiral yang digantung di langit-langit. Warnanya paling kuat di antara semua aula marga di Hoi An.
Pedagang Fujian datang ke Hoi An sejak abad ke-16 lewat jalur laut yang sama yang dipakai kapal ke Nusantara. Dupa spiral di langit-langit dibakar atas nama orang yang minta doa, dan namanya ditulis di kertas merah yang tergantung di bawahnya.
Masuknya pakai tiket gabungan Kota Tua Hoi An, satu tiket berlaku untuk beberapa bangunan. Pilih aula ini kalau harus memilih satu. Buka dari pagi sampai sore.