Satu-satunya candi Hindu yang bertahan di Tatar Sunda, di pulau kecil di tengah situ.
Insider tip
Hormati aturan kampung adat. Warga Kampung Pulo tidak memukul gong besar dan tidak beternak hewan berkaki empat besar; tanyakan pantangan lainnya ke juru pelihara.
Kids: plan ahead
Ke candi harus menyeberang situ naik rakit. Minta anak duduk tenang selama di rakit. Kampung Pulo punya pantangan adat, tanyakan ke juru pelihara.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Candi Hindu di Kampung Pulo, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, yang pertama ditemukan dan satu-satunya yang bertahan di Tatar Sunda. Letaknya di daratan di tengah situ, jadi pengunjung menyeberang dengan rakit. Di sebelahnya ada Kampung Pulo: enam rumah adat dan satu masjid. Jumlah rumahnya tidak boleh ditambah.
Enam rumah Kampung Pulo melambangkan enam anak Embah Dalem Arif Muhammad, penyebar Islam yang dimakamkan di sini. Nama Cangkuang berasal dari sejenis pandan yang banyak tumbuh di sekitar makamnya.
Dekat jalan raya Bandung-Garut di Leles, jadi mudah dimampirkan sebelum masuk kota. Rakit berangkat kalau penumpangnya cukup; kalau sepi, Anda bisa menyewa satu rakit.