Gereja baja bercat merah dari 1862 yang dibuat di Belanda lalu dirakit di Probolinggo.
Insider tip
Perhatikan menara dan jendela lengkungnya. Gaya gotik biasanya dibangun dengan batu, sedangkan di sini bentuk yang sama dirakit dari baja.
Kids: plan ahead
Gereja masih dipakai ibadah. Hindari Minggu pagi, dan minta izin pengurus sebelum masuk.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Gereja GPIB Immanuel di Jalan Suroyo, Kota Probolinggo, dibangun pada 1862 dan dikenal sebagai Gereja Merah karena warnanya. Struktur bergaya gotik ini terbuat dari baja dengan sistem bongkar pasang. Bagian-bagiannya dibuat di Belanda, dikapalkan ke Pelabuhan Tanjung Tembaga, lalu dirakit di tempat.
Probolinggo pada abad ke-19 adalah pusat pengolahan dan ekspor gula. Gereja prefabrikasi dari Eropa ini menunjukkan seberapa besar uang yang beredar di kota pesisir itu pada masanya.
Gerejanya masih dipakai untuk ibadah, jadi Minggu pagi bukan waktu berkunjung. Di hari lain, minta izin pengurus kalau ingin masuk ke dalam. Museum Probolinggo ada di jalan yang sama.