Rated highly for authenticity and low on tourist crowds by our local editors.
Gereja tertua di Salatiga, bergaya Gotik, dibangun tahun 1823 dengan lonceng tahun 1828.
Times are the place's local time. Holidays and ceremonies can change them, so check before you travel far.
Insider tip
Perhatikan menaranya. Lonceng tahun 1828 di dalamnya lebih tua dari kebanyakan bangunan kolonial lain di Salatiga.
Gereja Protestan ini dibangun tahun 1823 untuk keluarga batalyon tentara Belanda yang bermarkas di Jalan Ahmad Yani sekarang. Arsitekturnya Gotik dengan jendela bersudut runcing. Menara kecilnya menyimpan lonceng buatan 1828 yang masih berfungsi. Fondasinya dari batu kali, dindingnya bata tanpa lapisan semen.
Dulu gereja ini berdiri sendirian di tengah tanah lapang. Jalan di depannya masih bernama Solosche weg dan belum diaspal, dan Hotel Berg en Dal belum dibangun.
Letaknya di jalan utama Salatiga, dekat Tugu Jam Tamansari. Lihat dari luar kapan saja, atau ikut ibadah Minggu kalau ingin masuk.