Taman bekas vila keluarga Tokugawa dengan kolam air laut, diapit gedung Shiodome
Insider tip
Pesan matcha dan wagashi di rumah teh Nakajima. Duduklah di sisi yang menghadap kolam. Kalau ke sini akhir Februari, kebun plumnya sedang berbunga, lebih awal dari sakura.
Lahannya direklamasi dari Teluk Edo pada 1654 oleh Tokugawa Tsunashige, lalu dipakai para shogun sebagai vila. Taman seluas sekitar 25 hektare ini dibuka untuk umum pada 1946. Kolam Shioiri-no-ike diisi air laut, jadi permukaannya naik turun mengikuti pasang. Di tengah kolam ada rumah teh yang dicapai lewat dua jembatan.
Taman Jepang klasik biasanya menyembunyikan kota di luar pagar. Di Hama-rikyu kebalikannya: gedung pencakar langit Shiodome tampak jelas di balik pohon pinus, dan kontras itulah yang membuatnya khas Tokyo modern.
Jalan kaki sekitar tujuh menit dari Stasiun Shiodome. Tiket masuknya murah. Di dalam taman ada dermaga bus air ke Asakusa, jadi Anda bisa datang ke sini lalu pulang lewat Sungai Sumida.