Rated highly for authenticity and low on tourist crowds by our local editors.
Katedral Keuskupan Bogor di Jalan Kapten Muslihat, berakar dari rumah yang dibeli tahun 1881.
Times are the place's local time. Holidays and ceremonies can change them, so check before you travel far.
Insider tip
Misa Minggu pagi paling penuh. Kalau hanya ingin melihat arsitekturnya, datang hari biasa.
Nama resminya Gereja Beatae Mariae Virginis (Santa Perawan Maria), di Jalan Kapten Muslihat Nomor 22. Sejarahnya dimulai tahun 1881 ketika Mgr. Adam Carel Claessens membeli rumah dan pekarangan luas di sini. Lahan itu sekarang berisi gereja, pastoran, seminari, sekolah, dan biara bruder. Gereja ini menjadi katedral setelah Prefektur Apostolik Sukabumi berubah menjadi Keuskupan Bogor.
Sebelum rumah ini dibeli, umat Katolik Bogor beribadah di gereja simultan yang dipakai bersama umat Protestan. Pembelian 1881 menandai berdirinya paroki sendiri.
Letaknya dekat Stasiun Bogor dan Kebun Raya, jadi mudah disambung jalan kaki. Di luar jam misa, tanya ke sekretariat kalau ingin masuk ke dalam.