Kebun teh sekitar 2.500 hektare di kaki Gunung Kerinci, dibuka Belanda pada 1920-an.
Insider tip
Udara di ketinggian 1.600 meter dingin, terutama pagi dan malam. Bawa jaket walau siangnya cerah.
Kid-friendly
Kebunnya bisa dilihat dari tepi jalan. Di ketinggian sekitar 1.600 meter udaranya dingin, jadi bawa jaket untuk anak.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Perkebunan teh seluas sekitar 2.500 hektare di kaki Gunung Kerinci, di ketinggian sekitar 1.600 meter. Belanda membukanya sekitar 1925 sampai 1928 bersama pabriknya; lahannya mula-mula ditanami kopi. Sejak 1996 kebun ini dikelola PT Perkebunan Nusantara VI dan dua tahun kemudian dibuka untuk wisata. Hasil utamanya teh hitam.
Kopi yang ditanam Belanda di sini hasilnya kurang memuaskan, jadi lahannya diganti teh. Teh hitam Kayu Aro diekspor ke berbagai negara dan dijual di dalam negeri.
Kebunnya ada di sepanjang jalan menuju gerbang pendakian Kerinci, jadi mudah disinggahi. Datang pagi kalau ingin foto dengan puncak Kerinci di belakang kebun.