Dasar kaldera berpasir vulkanik seluas lebih dari 5.000 hektare di antara Bromo, Batok, dan dinding kaldera.
Insider tip
Angin di dasar kaldera membawa debu halus yang masuk ke mana saja. Bungkus kamera dan pakai masker. Pada musim kemarau debunya jauh lebih parah daripada saat pasirnya basah.
Kids: plan ahead
Angin membawa debu halus, terutama di musim kemarau. Pakaikan masker untuk anak. Udara di ketinggian 2.100 meter dingin.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Dasar Kaldera Tengger yang tertutup pasir vulkanik, luasnya sekitar 5.250 hektare pada ketinggian kira-kira 2.100 meter. Kalderanya terbentuk dari letusan besar sekitar 45.000 tahun lalu, lalu kerucut-kerucut baru seperti Bromo dan Batok tumbuh di dalamnya. Kawasan ini dilindungi sejak 1919, jauh sebelum taman nasionalnya ditetapkan pada 1982.
Bagi orang Tengger, lautan pasir ini bagian dari lanskap upacara. Setiap Kasada, ribuan orang menyeberanginya pada malam hari membawa sesaji menuju kawah.
Tiket masuk taman nasional dibeli lewat sistem daring pengelola, jadi urus sebelum berangkat. Dari Cemoro Lawang Anda bisa turun ke pasir dengan berjalan kaki, kira-kira 30 menit, tanpa harus menyewa jeep.