Terowongan pertahanan Jepang sepanjang 1.400 meter di bawah Taman Panorama.
Times are the place's local time. Holidays and ceremonies can change them, so check before you travel far.
Insider tip
Pakai pemandu kalau ingin tahu fungsi tiap lorong. Tanpa penjelasan, terowongannya hanya terasa seperti lorong beton yang panjang.
Terowongan pertahanan yang digali pada Maret sampai Juni 1944 atas perintah panglima Divisi ke-25 Angkatan Darat Jepang. Panjangnya 1.400 meter, berliku, dan lebarnya sekitar 2 meter. Di dalamnya ada ruang pengintai, penjara, dan gudang senjata. Dibuka sebagai objek wisata sejak 1984.
Pekerjanya romusha yang didatangkan dari Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan. Pekerja dari luar daerah dipilih supaya letak terowongan tetap rahasia.
Pintu utamanya ada di Taman Panorama, yang juga titik pandang Ngarai Sianok. Tiket sekitar Rp15.000; pemandu dibayar terpisah. Tangga turunnya panjang, jadi siapkan tenaga untuk naik lagi.