Rated highly for authenticity and low on tourist crowds by our local editors.
Pemakaman Eropa tua di tengah kampung Peneleh, berisi belasan ribu makam dari abad ke-19.
Times are the place's local time. Holidays and ceremonies can change them, so check before you travel far.
Insider tip
Gabungkan dengan Rumah HOS Tjokroaminoto yang hanya beberapa gang dari sini. Keduanya bisa dicapai jalan kaki dalam satu pagi.
Ini salah satu pemakaman tertua di Jawa Timur. Warga menyebutnya makam Belanda. Jumlah jasad yang dimakamkan di sini diperkirakan 15 ribu sampai 25 ribu. Bukan hanya orang Belanda, ada juga orang Jerman, Inggris, Prancis, Armenia, dan bangsa Eropa lain. Banyak nisan berukir dan makam berbentuk kapel kecil yang masih berdiri walau sebagian rusak.
Permukiman di sekelilingnya pelan-pelan tumbuh sampai menempel ke tembok makam. Di antara nisannya ada makam Pieter Merkus, Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang meninggal di Surabaya pada 1844.
Masuk lewat kampung Peneleh, sekitar 10 menit dari Tugu Pahlawan. Lapor dulu ke penjaga makam sebelum berkeliling. Datang pagi, karena di dalam tidak ada tempat berteduh.