Rated highly for authenticity and low on tourist crowds by our local editors.
Masjid tua di sisi barat Alun-Alun Merdeka, berdiri sejak 1890 dan bangunan aslinya masih dipertahankan.
Times are the place's local time. Holidays and ceremonies can change them, so check before you travel far.
Insider tip
Masuk ke ruang utama yang lama. Tiang-tiang baja dari awal 1900-an masih terlihat di bawah atap tajugnya. Bagian depan dibangun jauh belakangan.
Tahap pertama masjid ini dibangun pada 1890, lalu tahap kedua dikerjakan dari Maret sampai September 1903. Bangunannya berbentuk bujur sangkar dengan struktur baja dan atap tajug tumpang dua. Atapnya bergaya Jawa. Bagian depannya yang lebih baru bergaya Arab. Masjid ini berdiri tak jauh dari Gereja GPIB Immanuel yang lebih tua, dibangun 1861.
Masjid dan gereja yang berdiri berdekatan di sekitar alun-alun ini sering dijadikan contoh kerukunan di Malang. Keduanya sama-sama bangunan cagar budaya.
Ada di pusat kota, menghadap Alun-Alun Merdeka. Masjid terbuka untuk salat lima waktu dan sering jadi tempat singgah pemudik. Parkir di sekitar alun-alun.