Rated highly for authenticity and low on tourist crowds by our local editors.
Bekas kantor arsitek Belanda di Menteng yang jadi masjid, dengan saf miring dan mihrab di samping.
Insider tip
Masuk ke ruang utama dan perhatikan garis saf di karpet. Arahnya menyerong dari dinding, satu-satunya tanda paling jelas bahwa gedung ini tidak dirancang sebagai masjid.
Masjid Cut Meutia di Jalan Cut Meutia No. 1 awalnya adalah kantor biro arsitek dan pengembang N.V. Bouwploeg milik P.A.J. Moojen, yang membangun kawasan Gondangdia. Gedung ini pernah menjadi kantor pos, kantor jawatan kereta api, kantor Kempetai Angkatan Laut Jepang (1942 sampai 1945), lalu kantor urusan agama sebelum menjadi masjid. Karena bangunannya tidak menghadap kiblat, saf salatnya miring terhadap dinding dan mihrabnya ada di sisi kiri.
Masjid ini menunjukkan bagaimana gedung kolonial di Menteng berganti fungsi mengikuti zaman. Hasilnya unik. Arsitektur aslinya dipertahankan, jadi jemaah salat di ruang yang dulu dipakai kantor.
Dekat Stasiun Gondangdia, cukup jalan kaki sekitar sepuluh menit. Pengunjung non-Muslim bisa melihat dari halaman. Hindari jam salat Jumat kalau hanya ingin melihat bangunannya.