Kompleks pesantren bertingkat di Turen yang dikenal sebagai Masjid Tiban, penuh ornamen keramik biru dan emas.
Insider tip
Lihat foto-foto proses pembangunan yang dipajang di dinding. Itu jawaban pihak pondok untuk cerita masjid jin yang beredar di luar.
Nama resminya Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri 'Asali Fadlaailir Rahmah. Pesantren ini dirintis Romo Kiai Ahmad sejak 1963 dan mendapat izin resmi pada 1978. Orang luar menyebutnya Masjid Tiban atau Masjid Jin karena kabar bahwa bangunannya muncul dalam semalam. Pihak pondok membantahnya: semuanya dibangun bertahap oleh santri dan jamaah, dan foto-foto pembangunannya dipajang di dalam.
Tempat ini adalah pondok pesantren, bukan objek wisata yang dibangun untuk turis. Setiap 9 Jumadil Awal pondok mengadakan tasyakuran ulang tahun, dan saat itu jamaah dari luar kota datang dalam jumlah besar.
Sekitar satu jam ke selatan dari Kota Malang. Pengunjung mendaftar dulu di pos tamu, lalu boleh berkeliling lantai-lantainya. Berpakaian sopan dan tertutup, ini pesantren yang masih aktif.