Menara air setinggi 42 meter peninggalan 1908, salah satu penanda kota Medan.
Insider tip
PDAM Tirtanadi menyediakan keran air minum untuk orang yang lewat di sekitar kawasan ini. Bawa botol sendiri.
Menara penampung air yang dibangun pemerintah Belanda pada 1908 untuk perusahaan air NV Water Leiding Maatschappij Ajer Beresih. Tingginya 42 meter dan beratnya sekitar 330 ton. Sekarang milik PDAM Tirtanadi dan berdiri di persimpangan Jalan Sisingamangaraja. Dulu airnya hanya untuk warga golongan menengah ke atas.
Waktu menara ini dibangun, kebanyakan warga Medan masih memakai sumur. Air bersih dari menara jadi tanda siapa yang punya akses ke fasilitas kota kolonial dan siapa yang tidak.
Ini bukan tempat wisata berpagar terbuka. Menaranya dilihat dari luar, dari trotoar di sekitar kantor PDAM Tirtanadi. Sore hari lalu lintas di Sisingamangaraja padat, jadi cari tempat berhenti yang aman.