Hutan hujan di separuh barat Pulau Siberut, rumah empat primata endemik.
Insider tip
Bawa tas kedap air. Hampir semua perjalanan ke pedalaman lewat sungai, dan barang mudah basah di perahu.
Kids: plan ahead
Masuk kawasan lewat perjalanan sungai berjam-jam dari pesisir timur, lalu jalan di hutan hujan. Tidak ada fasilitas wisata keluarga yang tercatat. Hanya untuk anak yang tahan perjalanan jauh.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Taman nasional seluas 190.500 hektare di Pulau Siberut, ditetapkan pada 1993, mencakup sebagian besar sisi barat pulau. Seluruh pulau sudah jadi cagar biosfer UNESCO sejak 1981. Di dalamnya hidup empat primata endemik yang terancam punah, termasuk owa Kloss (bilou) dan simakobu, dan 134 jenis burung. Kepulauan Mentawai diperkirakan terpisah dari daratan Sumatra lebih dari 500.000 tahun.
Orang Mentawai di pedalaman Siberut masih hidup dari berburu, meramu, dan sagu. Hutan ini bagian dari kehidupan mereka, bukan sekadar kawasan konservasi.
Permukiman besar ada di pesisir timur, jadi kawasan ini dicapai lewat sungai dari Muara Siberut dan desa-desa di hulu. Pakai pemandu lokal.