Rated highly for authenticity and low on tourist crowds by our local editors.
Rumah dan galeri pelukis Affandi di tepi Sungai Gajahwong, atapnya berbentuk pelepah pisang.
Insider tip
Naik ke Kafe Loteng di lantai atas rumah Affandi. Dulu itu kamar pribadinya, dan dari jendelanya kelihatan atap pelepah pisang dari dekat.
Affandi merancang sendiri bangunan di lahan 3.500 meter persegi ini dan membiayainya dari hasil menjual lukisan. Galeri I selesai pada 1962 dan diresmikan pada 1974. Sekarang ada empat galeri dengan sekitar 300 lukisan Affandi, ditambah karya Basuki Abdullah, Sudjojono, dan Hendra Gunawan. Mobil dan sepeda onthel milik Affandi juga dipajang.
Affandi terkenal melukis dengan memencet cat langsung dari tube ke kanvas, tanpa kuas. Makamnya ada di dalam kompleks museum, dekat rumah tinggal keluarganya.
Ada di Jalan Solo, tepat sebelum jembatan Sungai Gajahwong kalau datang dari arah kota. Parkirnya sempit, naik ojek atau taksi daring lebih praktis. Tiket biasanya sudah termasuk minuman di kafe.