Museum provinsi di Bandar Lampung, diresmikan 1988, tentang adat Pepadun dan Saibatin.
Insider tip
Cari koleksi kain tapis tua. Setelah melihatnya, Anda akan lebih mudah membedakan tapis sulaman tangan dari tapis mesin di toko oleh-oleh.
Kid-friendly
Museum di jalan utama kota, satu sampai dua jam cukup. Jamnya mengikuti jam kantor.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Museum negeri Provinsi Lampung di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, diresmikan pada 24 September 1988. Namanya diambil dari semboyan Sang Bumi Ruwa Jurai, yang merujuk dua kelompok adat Lampung: Pepadun dan Saibatin. Koleksinya meliputi kain tapis, perlengkapan adat, alat pertanian kopi dan lada, dan temuan arkeologi.
Ruwa jurai berarti dua keturunan. Pepadun di pedalaman dan Saibatin di pesisir punya aturan adat, gelar, dan pakaian pengantin yang berbeda, dan museum ini menampilkan keduanya.
Di jalan utama kota, mudah dicapai dengan taksi daring. Jamnya mengikuti jam kantor pemerintah. Satu sampai dua jam cukup.