Museum perangko dan sejarah pos di sayap Gedung Kantor Pusat Pos, sebelah timur Gedung Sate.
Insider tip
Cari perangko-perangko lama Indonesia dari tahun 1940-an dan 1950-an. Gambar di perangko itu bercerita tentang apa yang ingin ditonjolkan negara di masa awal kemerdekaan.
Museum Pos Indonesia menempati sayap Gedung Kantor Pusat PT Pos Indonesia di Jalan Cilaki 73, tepat di sebelah timur Gedung Sate. Museum ini dibuka pada 1931 sebagai Museum Pos, Telegraf, dan Telepon. Setelah lama tak terurus selama perang, koleksinya dilengkapi lagi dan museum diresmikan ulang pada 27 September 1983. Isinya perangko dari dalam dan luar negeri, kotak surat, timbangan, sampai seragam petugas pos dari masa ke masa.
Gedung kantor pusatnya dibangun pada masa ketika Bandung dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan Hindia Belanda. Karena itu kantor PTT ditaruh di kompleks yang sama dengan Gedung Sate. Gedungnya masih dipakai sampai sekarang.
Pintu museum ada di sisi bangunan, bukan di pintu utama kantor pos. Jalan kaki dari Gedung Sate hanya beberapa menit, jadi kunjungi keduanya dalam satu pagi. Hari Minggu pagi kawasan ini ramai karena dekat Lapangan Gasibu.