Bangunan kayu ukir setinggi 105 meter yang dibangun sejak 1981 dan masih dikerjakan sampai sekarang.
Insider tip
Ikuti tur keliling bangunan yang disediakan pengelola. Tanpa penjelasan, ukiran-ukirannya mudah terlihat seperti dekorasi saja padahal masing-masing bercerita.
Kids: plan ahead
Bangunannya masih dalam pengerjaan dan pengunjung wajib memakai helm proyek. Ada aturan pakaian. Anak di bawah 110 cm gratis menurut penjual tiket.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Museum berbentuk gabungan kuil dan istana di tepi laut Naklua, dirancang pengusaha Lek Viriyaphan. Seluruh bangunannya kayu, termasuk jati, dan dipenuhi ukiran tokoh Hindu dan Buddha. Puncak tertingginya 105 meter dan luas ruang dalamnya 2.115 meter persegi. Pembangunan dimulai 1981 dan masih berlangsung, jadi pengunjung masuk dengan helm proyek.
Empat sisi bangunan punya tema masing-masing: utara tentang kebijaksanaan, selatan tentang benda langit, barat tentang empat unsur alam, dan timur tentang keluarga. Di atap ada patung Brahma bermuka empat, untuk hormat kepada ayah, ibu, guru, dan raja.
Tiket dewasa sekitar 500 baht menurut beberapa penjual tiket, dan anak sekitar setengahnya. Cek harga terbaru di loket. Bahu dan lutut harus tertutup, dan celana pendek, rok mini, atau baju tanpa lengan tidak boleh masuk.