Rumah saudagar tahun 1780 yang masih ditinggali keturunan kedelapan pemiliknya.
Insider tip
Keluarga pemilik biasanya menawarkan kerajinan dan sulaman di dalam rumah. Tidak wajib beli. Naik ke lantai atas untuk melihat jalan dari balkon.
Rumah kayu ini dibangun pada 1780 oleh seorang saudagar Vietnam. Namanya berarti makmur. Sekarang keturunan kedelapan keluarganya masih tinggal dan merawatnya. Bangunannya memadukan gaya Vietnam, Jepang, dan Tionghoa, dengan langit-langit tinggi dan balkon kayu di lantai atas.
Di masa jayanya, rumah ini dipakai berdagang rempah, sutra, dan kayu manis. Lantai atasnya punya pintu jebakan untuk menaikkan barang saat Sungai Thu Bon banjir, hal yang masih terjadi hampir tiap tahun di Hoi An.
Letaknya beberapa langkah dari Jembatan Jepang. Masuk dengan kupon tiket Kota Tua. Kunjungan cukup 20 sampai 30 menit.