Rated highly for authenticity and low on tourist crowds by our local editors.
Batu bertulis Tarumanagara dengan jejak kaki Raja Purnawarman, di antara tiga sungai di Cibungbulang.
Insider tip
Lihat batunya dari samping dengan cahaya miring pagi hari. Guratan aksara dan jejak kakinya lebih mudah terlihat daripada saat matahari tepat di atas.
Prasasti Ciaruteun adalah peninggalan Kerajaan Tarumanagara di Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, sekitar 19 km di barat laut pusat Kota Bogor. Umurnya lebih dari 1.500 tahun. Batu besar ini dilaporkan pada 1863 dan berisi tulisan beraksara Pallawa berbahasa Sanskerta serta pahatan sepasang telapak kaki. Pada 1980-an batunya dipindahkan dari tepi Sungai Ciaruteun ke bangunan pelindung yang sekarang.
Tulisannya menyamakan telapak kaki Raja Purnawarman dengan telapak kaki Dewa Wisnu. Bukitnya diapit Sungai Cisadane, Cianten, dan Ciaruteun, dan di dekatnya ada Prasasti Kebonkopi I.
Lokasinya di desa, sekitar satu jam dari pusat kota lewat Ciampea. Bawa uang tunai untuk sumbangan dan parkir. Penjaga situs biasanya mau menjelaskan isi prasasti kalau ditanya.