Pura dari 1714 yang dipakai bersama umat Hindu Bali dan penganut Wetu Telu Sasak.
Insider tip
Belut di kolam mata air dianggap keramat dan biasa dipancing keluar dengan telur rebus yang dijual di dekat kolam. Sabar saja, belutnya sering lama tidak muncul.
Pura yang dibangun Anak Agung Ngurah dari Karangasem pada 1714, sekitar 15 km dari pusat Mataram. Nama Lingsar berasal dari bahasa Sasak, artinya wahyu yang jelas dari Tuhan. Di kompleksnya ada mata air yang dikeramatkan penganut Wetu Telu, dan kolam berisi belut yang tidak boleh diganggu.
Setahun sekali di sini digelar Perang Topat, saat umat Hindu dan muslim Sasak saling melempar ketupat setelah berdoa. Pura ini salah satu tempat ibadah di Indonesia yang dipakai dua kelompok umat berbeda.
Sekitar 30 menit dari Mataram. Pakai selendang yang disediakan di pintu masuk kalau akan masuk ke area pura. Kompleksnya terbagi dua: bagian pura Hindu dan bagian yang dipakai warga Sasak.