Pura umat Hindu Tengger di tengah lautan pasir, satu-satunya bangunan di dasar kaldera.
Insider tip
Jalan kaki dari pura ke tangga kawah sekitar dua puluh menit di pasir lepas. Kalau sanggup, jalan saja. Anda bisa berhenti kapan pun untuk melihat pura dengan Gunung Batok di belakangnya.
Kids: plan ahead
Pura di lautan pasir yang berdebu dan dingin. Halaman dalam dipakai sembahyang, lihat dari luar saat upacara. Jalan di pasir lepas cukup melelahkan untuk anak.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Pura tempat sembahyang umat Hindu Tengger, berdiri di lautan pasir di kaki Gunung Bromo pada ketinggian sekitar 2.200 meter. Dibangun secara gotong royong pada tahun 2000 di lahan yang ratusan tahun sebelumnya dipakai untuk upacara Kasada. Bentuknya memadukan langgam Bali dan Jawa. Wilayahnya masuk Desa Ngadisari, Sukapura.
Lahan pura ini disebut Sanggar Agung Poten. Dari sinilah rombongan upacara Yadnya Kasada berangkat ke bibir kawah, dan ulang tahun puranya dirayakan pada tanggal 14 bulan Kasada, sehari sebelum upacara itu.
Pura ini dilewati jeep dan kuda dalam perjalanan ke kawah Bromo, jadi mudah disinggahi. Halaman dalam dipakai untuk sembahyang. Lihat dari luar tembok kalau sedang ada upacara.