Rumah baca dan museum sastra milik penyair Taufiq Ismail di Aie Angek, gratis untuk pengunjung.
Insider tip
Tanyakan jadwal diskusi atau pelatihan sastra yang sedang berjalan. Kunjungan terasa berbeda kalau ada kegiatan di dalamnya.
Kid-friendly
Rumah baca yang gratis dan tenang. Tutup hari Senin. Cocok jadi tempat singgah dalam perjalanan dari Padang.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Rumah baca yang menyimpan ribuan buku milik penyair Taufiq Ismail, dibangun pada 2008 di Aie Angek, Kecamatan X Koto, Tanah Datar. Biaya pembangunannya berasal dari hadiah Habibie Award 2007. Sejak 2024 tempat ini berstatus museum sastra, satu kompleks dengan Rumah Budaya Fadli Zon.
Taufiq Ismail lahir di Bukittinggi dan besar di keluarga Minang. Rumah ini sengaja dibuat untuk guru bahasa dan sastra, bukan hanya untuk turis, dan sering dipakai untuk pelatihan.
Buka setiap hari pukul 07.00 sampai 17.00 kecuali Senin, dan tidak dipungut biaya. Letaknya di jalan raya antara Padang Panjang dan Bukittinggi, jadi mudah disinggahi dalam perjalanan dari Padang.