Rated highly for authenticity and low on tourist crowds by our local editors.
Kampung Betawi di Jagakarsa yang diapit danau, dengan rumah adat, dodol, dan pentas lenong di akhir pekan.
Times are the place's local time. Holidays and ceremonies can change them, so check before you travel far.
Insider tip
Beli dodol Betawi langsung dari rumah pembuatnya. Prosesnya diaduk berjam-jam di kuali besar, dan kalau beruntung Anda bisa melihatnya.
Kawasan cagar budaya Betawi seluas sekitar 175 hektare di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sejak 2004 kawasan ini ditetapkan sebagai Pusat Perkampungan Budaya Betawi. Warganya masih membuat dodol Betawi dan bir pletok, beternak ikan dalam keramba di tepi danau, dan menggelar tari topeng, lenong, serta ondel-ondel di panggung terbuka.
Nama situ berarti danau dalam bahasa Sunda, babakan berarti kampung baru. Kawasan ini dipilih karena di sinilah keluarga Betawi asli masih tinggal berkelompok, saat sebagian besar kampung Betawi di tengah kota sudah tergusur gedung.
Datang Sabtu atau Minggu kalau ingin melihat pentas di panggung terbuka. Hari biasa suasananya sepi dan lebih cocok untuk jalan santai keliling danau. Dari pusat kota butuh sekitar satu jam, tergantung macet di Lenteng Agung.