Komune nelayan di tepi Tonle Sap dengan rumah panggung setinggi 6 sampai 9 meter.
Insider tip
Ini kampung tempat orang tinggal. Minta izin sebelum memotret orang dan bagian dalam rumah, dan jangan memberi uang atau permen kepada anak-anak. Untuk perahu ke Chong Kneas, desa terapung lain, tarif resmi dijual Angkor Enterprise.
Kids: plan ahead
Kunjungan memakai perahu di danau, jadi anak perlu pelampung. Rumah tiangnya 6 sampai 9 meter dari tanah.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Komune nelayan di Distrik Prasat Bakong, di tepi Danau Tonle Sap. Rumah dan bangunannya berdiri di atas tiang setinggi 6 sampai 9 meter karena muka air naik-turun jauh antara musim hujan dan kemarau. Pada 2019 ada 911 keluarga, 3.707 jiwa, di tiga desa. Wisata adalah sumber penghasilan yang relatif baru di sini.
Nama Kampong Phluk berarti pelabuhan gading. Warga hidup dari menangkap ikan, terutama udang, di musim hujan, lalu bertani saat air surut.
Musim hujan, Mei sampai Oktober, rumah-rumah dikelilingi air dan perahu bisa masuk ke desa. Saat kemarau, November sampai April, airnya surut dan tiang rumah terlihat utuh.