Taman tepi pantai di Mataram dengan makam tua dan pohon beringin besar di tengahnya.
Insider tip
Pantai di belakang taman menghadap barat, jadi ini salah satu titik matahari terbenam di dalam Kota Mataram yang tidak perlu berkendara ke Senggigi.
Taman di tepi pantai Tanjung Karang, Kota Mataram. Di dalamnya ada makam tua yang diziarahi warga, berdiri di bawah pohon beringin besar yang pangkalnya berongga. Rongga pohon itulah asal nama Loang Baloq. Sisanya taman kota biasa dengan jalur jalan kaki dan lapak makanan.
Makamnya dipercaya milik Syekh Gaus Abdurrazak, penyebar Islam yang menurut cerita datang dari Baghdad lewat Palembang dan mendarat di Pantai Ampenan. Puncak ziarahnya pada Lebaran Topat, sepekan setelah Idulfitri, dan pada waktu itu taman berubah jadi tempat ibadah, bukan tempat bermain.
Sekitar 15 menit dari pusat Mataram. Masuk taman gratis, parkir bayar. Ramai pada akhir pekan sore, sepi pada hari kerja.