Balai perkumpulan perantau Chaozhou di ujung timur Kota Tua, ukiran kayunya paling halus.
Times are the place's local time. Holidays and ceremonies can change them, so check before you travel far.
Insider tip
Perhatikan pintu altar dari dekat. Ukiran kayunya paling detail di antara balai-balai Tran Phu, dan karena sepi kamu bisa melihatnya tanpa terdorong rombongan.
Balai ini milik komunitas Chaozhou (Trieu Chau) dan berada di ujung timur jalan utama Kota Tua, tempat Tran Phu berakhir. Di dalamnya dipuja Phuc Ba, jenderal yang dipercaya meredam ombak dan menyelamatkan kapal dagang. Pintu dan altarnya penuh ukiran kayu bergambar tokoh opera dan burung. Bangunannya lebih kecil dari balai Fujian.
Pedagang yang berlayar antara Tiongkok selatan dan Hoi An bergantung pada musim angin. Satu badai bisa menghabiskan modal seumur hidup. Karena itu dewa laut dipuja.
Karena letaknya di pinggir, rombongan tur jarang sampai sini. Datang siang pun masih sepi. Masuk pakai kupon Kota Tua.