Pulau bakau di timur laut semenanjung. Dari sini orang naik kano menyusuri Sungai Cigenter.
Insider tip
Duduk diam di kano dan jangan bicara keras. Buaya muara hidup di sini, jadi jangan menjulurkan tangan ke air.
Kids: plan ahead
Anak duduk di kano di sungai yang dihuni buaya muara. Wajib pelampung dan pengawasan penuh. Tidak cocok untuk balita.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Handeuleum adalah pulau terbesar di antara pulau-pulau karang di Teluk Selamat Datang. Pulaunya tertutup hutan bakau dan tidak punya pantai pasir putih. Dari Handeuleum pengunjung naik kano ke Sungai Cigenter, menyusuri bakau dan hutan di daratan semenanjung. Buaya muara dan ular sanca hidup di perairan sekitarnya.
Pada 1 September sampai 30 Oktober 2025 Handeuleum dan sekitarnya ditutup untuk wisatawan selama proses translokasi badak jawa. Penutupan seperti ini bisa terjadi lagi, jadi tanyakan ke balai taman nasional sebelum memesan.
Trip kano diatur pemandu dan biasanya masuk paket kunjungan Ujung Kulon. Penginapan di pulau ini sederhana. Berangkat pagi, saat sungai masih teduh.