Hidden gemBest time to go
Sore, saat warung tepi jalan paling ramai
Minuman dari daun kopi kering yang diseduh, bukan dari bijinya, dan disajikan dalam batok kelapa bertumpu bambu. Kebiasaan ini muncul pada masa tanam paksa, ketika petani Minang harus menyerahkan biji kopinya dan hanya kebagian daunnya. Rasanya lebih dekat ke teh ringan daripada kopi.
Open in Google MapsMinta tanpa gula kalau ingin merasakan pahit daunnya. Kebanyakan warung menyajikannya sudah manis tanpa ditanya.
Lebih gampang ditemukan di warung tepi jalan ke arah Bukittinggi daripada di Kota Padang. Pesan bersama pisang goreng.