Hidden gemBest time to go
Siang sampai sore, saat kawasan wisata ramai. Penjual mulai pulang menjelang magrib.
Sate daging sapi atau jeroan dengan kuah kacang yang lebih encer daripada bumbu sate Jawa, dimakan bersama bulayak. Bulayak itu lontong kecil yang dibungkus daun aren melingkar seperti spiral, dan dibuka dengan memutar bungkusnya. Penjualnya berkumpul di tempat wisata seperti Taman Narmada, Suranadi, dan jalur Pusuk.
Open in Google MapsKuahnya memakai kacang tanah sangrai yang ditumbuk kasar dan santan, jadi lebih cair dan gurih ketimbang manis. Kalau kuahnya kental dan manis, itu bumbu sate Jawa yang dipakai di tempat wisata.
Makan pakai tangan. Bulayak dibuka dengan memutar daunnya searah lilitan, bukan ditarik lurus, kalau tidak lontongnya hancur.