Best time to go
Malam, sekitar pukul 19.00 sampai 22.00. Sabtu malam paling ramai; datang hari kerja kalau ingin lebih tenang.
Alun-alun selatan Keraton Yogyakarta yang berubah jadi tempat nongkrong malam warga: penjual wedang ronde dan jagung bakar, tikar lesehan, dan odong-odong berlampu warna-warni yang dikayuh keliling lapangan. Di tengahnya berdiri dua pohon beringin kembar. Tradisi masangin ("masuk dua beringin") mengajak orang berjalan dengan mata tertutup melewati celah di antara keduanya.
Open in Google MapsMasangin berakar dari ritual topo bisu keraton pada malam 1 Suro, saat abdi dalem berjalan mengelilingi benteng tanpa bicara. Mitosnya, yang berhasil melewati celah beringin dengan mata tertutup akan terkabul keinginannya. Kebanyakan orang belok jauh sebelum sampai.
Sewa penutup mata untuk masangin beberapa ribu rupiah, odong-odong sekitar Rp30.000 sampai Rp50.000 per putaran, tawar dulu. Gratis masuk. Parkir motor dan mobil ada di tepi alun-alun.