Best time to go
Sore setelah pukul 15.00 saat cahaya miring; siang hari panasnya menyengat karena tanpa pohon. Musim kemarau paling aman untuk jalannya.
Bekas galian tambang tanah urug dan batu di Rowosari, Tembalang, yang tebing-tebingnya jadi terlihat seperti ngarai cokelat. Penambangan sudah berlangsung sejak 1980-an dengan alat sederhana; kawasan ini mulai dikenal awal 2000-an setelah fotonya menyebar di media. Nama aslinya Bukit Watu Lumbung, dan sebagian tambangnya masih beroperasi.
Open in Google MapsIni kawasan tambang aktif, bukan taman wisata resmi. Kondisinya berubah dari tahun ke tahun mengikuti galian, jadi bentuk tebing di foto lama belum tentu masih ada.
Tiket sekitar Rp10.000. Jalan masuknya tanah dan pasir, berdebu di kemarau, licin saat hujan, dan sering dilewati truk tambang. Bawa masker dan jangan berdiri di bawah tebing yang baru digali.