Sulawesi Tenggara, Indonesia
Kabupaten kepulauan di tenggara Sulawesi yang namanya singkatan dari empat pulau utamanya: Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Hampir seluruh wilayahnya masuk Taman Nasional Wakatobi, kawasan laut seluas 1,39 juta hektare. Titik kotanya Wanci di Pulau Wangi-wangi, tempat bandara dan pelabuhan utama.
Bahasa Wakatobi dan bahasa Bajo dipakai berdampingan
Bahasa
Warga pulau memakai bahasa Wakatobi (Tukang Besi), sedangkan orang Bajo di Mola, Sampela, dan Mantigola memakai bahasa Bajo. Bahasa Indonesia dipahami hampir semua orang, jadi tidak ada hambatan. Belajar satu-dua kata sapaan dari pemandu tetap disambut hangat.
Berpakaian sopan di desa; baju renang untuk perahu dan resor
Etiket
Mayoritas warga Wakatobi Muslim. Di kampung dan pasar, pakai pakaian yang menutupi bahu dan lutut. Baju renang dan bikini dipakai di perahu, resor, atau pantai yang jauh dari permukiman. Di kampung Bajo, minta izin sebelum memotret orang atau naik ke rumah. Itu rumah, bukan tempat pertunjukan.
Soami dan parende, bukan nasi, sebagai makanan pokok
Kuliner
Makanan pokok di sini soami (kasuami), olahan singkong kukus berbentuk kerucut. Biasanya dimakan dengan parende, sup ikan berkuah asam. Nasi tetap ada di warung di Wanci, tetapi di pulau yang lebih kecil soami lebih mudah ditemukan. Hampir semua makanan di sini halal.
Masuk lewat Matahora, antarpulau dengan kapal
Transportasi
Pintu masuk udara adalah Bandara Matahora di Wangi-wangi. Kapal juga menghubungkan Wanci dengan Baubau dan Kendari. Antarpulau di dalam Wakatobi dilayani kapal kayu dan speedboat, dan jadwalnya bisa berubah karena cuaca. Di setiap pulau, transportasi utama adalah ojek atau motor sewaan.
Bawa uang tunai cukup sebelum meninggalkan Wanci
Uang
ATM dan pembayaran nontunai paling mudah ditemukan di Wanci. Di Kaledupa, Tomia, dan Binongko pilihannya jauh lebih terbatas. Bawa tunai dalam pecahan kecil untuk perahu, ojek, dan membeli dari warga. Sinyal internet juga melemah di pulau kecil seperti Hoga.
No tours here yet. Check back soon.
Wakatobi
Pagi hari, saat perahu nelayan kembali
Local insight
$
Desa Bajo di atas laut antara Kaledupa dan Hoga, resminya bernama Desa Sama Bahari.
$
Gua berisi kolam air jernih di Wanci, dipakai warga sebagai pemandian dan sumber air.
$
Permukiman Suku Bajo di selatan Wanci, rumahnya berdiri di atas air dan dihubungkan kanal.
$$$
Perairan sekitar Tomia, salah satu kawasan selam utama di Taman Nasional Wakatobi.
$
Pantai berpasir putih di barat laut Wangi-wangi, tempat warga Wanci menunggu matahari terbenam.
$
Bukit berpadang rumput di Pulau Tomia untuk melihat matahari terbenam dan berkemah.
$$
Taman nasional laut seluas 1,39 juta hektare yang mencakup empat pulau utama dan puluhan pulau kecil.
$
Desa Bajo di Kaledupa yang disebut sebagai asal leluhur warga Sampela.
$
Pantai di ujung timur Tomia, di desa yang dikelola warga sebagai desa wisata.