Jakarta, Medan, dan Semarang
Tiga kota dengan rumah ibadah dari beberapa agama, masing-masing dengan sejarah panjang. Di Jakarta, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral berdiri berhadapan. Saat berkunjung, berpakaian sopan dan ikuti aturan di setiap tempat.
ReligiousJakartaFree
Masjid terbesar di Asia Tenggara
Jakarta. Diresmikan 1978, berhadapan langsung dengan Gereja Katedral.
ReligiousJakartaFree
Katedral neo-gotik bersejarah di depan Istiqlal
Jakarta. Katedral neo-gotik yang diresmikan 1901, di seberang Masjid Istiqlal.
ReligiousMedan$
Masjid oktagonal 1909 dengan marmer Italia dan kaca patri Tiongkok
Medan. Dibangun 1906 sampai 1909 atas biaya Sultan Ma'mun Al Rasyid.
ReligiousMedan$
Kelenteng Tao terbesar di Medan, di tepi Sungai Babura
Medan. Kelenteng terbesar di kota, beberapa menit dari Kuil Shri Mariamman.
CultureMedan$
Kawasan Tamil Medan dengan kuil Hindu tertua di kota
Medan. Berdiri sejak 1884, kuil Hindu tertua di kota.
ReligiousMedan$
Gereja Katolik bergaya Indo-Mughal yang sering dikira kuil
Medan. Gereja Katolik berlanggam Indo-Mughal, dibangun 2001 sampai 2005.
ReligiousSemarangFree
Klenteng 1746 di Gang Lombok dengan altar terbanyak di Semarang
Semarang. Berdiri sejak 1746, dengan 29 altar untuk dewa-dewi Buddha, Tao, dan Konghucu.
ReligiousSemarang$
Masjid tertua di pusat kota, berdiri di kawasan Kauman sejak abad ke-18.
Semarang. Masjid Agung kota di kawasan santri lama, berdempetan dengan Pasar Johar.
ReligiousSemarang$
Gereja katedral bergaya neo-gotik dari 1927 dengan menara kembar di Randusari.
Semarang. Dibangun 1927, dengan menara kembar dan kaca patri.
SemarangFree
Masjid megah dengan payung raksasa ala Nabawi
Semarang. Payung hidrolik raksasa di halaman dan menara setinggi 99 meter.