Masjid oktagonal 1909 dengan marmer Italia dan kaca patri Tiongkok
Insider tip
Sudut foto terbaik ada di halaman sisi timur menjelang magrib, saat lampunya sudah menyala tapi langit belum gelap.
Masjid Raya Al-Mashun dibangun 1906 sampai 1909 atas biaya Sultan Ma'mun Al Rasyid. Rancangannya mengikuti langgam Timur Tengah, Maroko, Spanyol, dan India. Denahnya oktagonal, dengan satu kubah utama dan empat kubah kecil. Marmernya didatangkan dari Italia, kaca patrinya dari Tiongkok, lampu gantungnya dari Prancis. Jaraknya cuma beberapa ratus meter dari Istana Maimun, jadi keduanya bisa dijalani kaki dalam sekali kunjungan.
Pembangunannya juga dibantu saudagar Tionghoa Tjong A Fie. Itu satu bukti kerja sama lintas etnis yang membentuk Medan awal abad ke-20.
Wisatawan boleh masuk di luar waktu salat. Lepas alas kaki dan pakai baju tertutup. Kain penutup biasanya dipinjamkan di pintu masuk.