LandmarkKantor wali kota tahun 1927 bergaya Mazhab Amsterdam, dijuluki warga Balai Udang.
Insider tip
Patung udangnya ada di sisi atas pintu masuk utama dan mudah terlewat dari jarak dekat. Mundur ke seberang jalan untuk melihatnya utuh.
Kantor Wali Kota Cirebon yang dirancang pada 1926 dan dibangun antara 1 Juli 1926 hingga 1 September 1927. Gayanya mengikuti Mazhab Amsterdam dari Belanda, dengan bidang bata yang tebal dan garis vertikal yang tegas. Warga menjuluki gedung ini Balai Udang karena patung udang di bagian depannya. Gedung ini terus jadi pusat pemerintahan kota sejak masa kolonial, masa pendudukan Jepang, sampai sekarang.
Udang jadi lambang kota karena nama Cirebon dibaca warga sebagai cai rebon, air rebon atau air udang kecil. Pemerintah kolonial memakai lambang itu di gedung resminya, dan warga sampai sekarang menyebutnya dengan nama julukan itu.
Ini kantor pemerintahan yang aktif, jadi bagian dalamnya tidak untuk kunjungan bebas. Fasadnya bisa dilihat dan difoto dari trotoar Jalan Siliwangi kapan saja. Sekitar 5 menit jalan kaki dari Stasiun Cirebon Kejaksan.