HistoryBenteng Belanda abad ke-17 di Saparua, tempat perlawanan Pattimura pada 1817.
Insider tip
Berdiri di sisi laut benteng dan lihat ke teluk. Posisi itu menjelaskan kenapa bentengnya dibangun persis di situ, dan kenapa penyerbuannya harus dari darat.
Benteng Belanda abad ke-17 di Saparua, Maluku. Awalnya dibangun untuk melindungi Desa Saparua, dan berdiri di tanjung menghadap teluk. Bangunannya sudah banyak dipulihkan dan terbuka untuk umum. Di benteng inilah perlawanan yang dipimpin Thomas Matulessy alias Kapitan Pattimura berlangsung pada 1817.
Penyerbuan benteng ini pada Mei 1817 jadi titik awal perang Pattimura. Hari Pattimura setiap 15 Mei diperingati di Maluku, dan upacaranya sebagian digelar di Saparua, bukan hanya di Kota Ambon.
Dari Ambon naik kapal cepat ke Saparua, lalu kendaraan darat. Rencanakan menginap semalam; kapal balik terakhir berangkat sore. Benteng terbuka untuk umum.