Candi Hindu kecil di lereng bukit Windusari, dikelilingi sawah terasering.
Insider tip
Jalan kaki ke candi sama menariknya dengan candinya. Pilih pagi hari saat sawah masih basah oleh embun, dan pakai alas kaki yang tidak licin.
Kids: plan ahead
Dari parkir harus jalan kaki 20 sampai 30 menit lewat sawah terasering. Jalannya bisa licin. Pakai alas kaki yang mencengkeram dan siapkan gendongan untuk balita.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Candi Hindu abad ke-9 di Dusun Campurejo, Windusari, pada ketinggian sekitar 740 meter. Lima relung di dindingnya berisi arca Durga, Ganesha, Agastya, Nandiswara, dan Mahakala. Puncak atapnya berbentuk buah keben yang disebut amalaka. Candi ini runtuh akibat longsor pada Desember 1998 dan selesai direkonstruksi pada 2005.
Candi ini berdiri tanpa candi pendamping dan menghadap timur. Rekonstruksi sesudah longsor memakai batu asli yang dikumpulkan kembali dari lereng.
Rute terdekat lewat Magelang ke Bandongan, lalu ke Windusari mengikuti papan petunjuk. Dari tempat parkir masih ada jalan kaki sekitar 20 sampai 30 menit melewati sawah terasering.